Home  |   Contact Us
plankton_1.jpg

Apa Itu Plankton?

 

 

Plankton adalah Organisme mikroskopis baik hewan maupun tumbuhan yang hidup melayang bebas tidak dapat melawan arus, serta tidak terikat dengan pantai dan dasar plankton. by Viktor Hensen (abad 19, ilmuwan Jerman).

 

Plankton berasal dari bahasa Yunani yang mempunyai arti mengapung, Plankton biasanya mengalir bersama arus laut. Plankton juga biasanya disebut biota yang hidup di mintakat pelagic dan mengapung, menghanyutkan atau berenang sangat lincah, artinya mereka tidak dapat melawan arus.
Plankton adalah setiap organisme hanyut ( hewan, tumbuhan, archaea, atau bakteri ) yang menempati zona pelagik samudera, laut, atau air tawar. Plankton ditentukan oleh niche ekologi mereka dari pada taksonomi filogenetik atau klasifikasi. Mereka menyediakan sumber makanan penting yang lebih besar, lebih dikenal organisme akuatik seperti ikan dan cetacea.
Meskipun banyak spesies planktik berukuran mikro dalam ukuran, plankton termasuk organisme meliputi berbagai ukuran, termasuk organisme besar seperti ubur-ubur (Sidiq. 2008).

Plankton memiliki peranan ekologis sangat penting dalam menunjang kehidupan di perairan. Tapi jika pertumbuhannya tidak terkendali akan merugikan.

 

Plankton di Indonesia harus dapat dikendalikan mengingat lautan Indonesia sangat luas dan sulit terjangkau, ujar ahli ekologi laut, Dr Ir Ngurah Nyoman Wiadyana dalam orasi pengukuhan ahli peneliti utama bidang ekologi laut di LIPI Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

 

Meskipun berukuran relatif sangat kecil plankton memiliki peranan ekologis sangat penting dalam menunjang kehidupan di perairan. Sebab berkat fitoplanktonyang dapat memproduksi bahan organik melalui proses fotosintesa.

 

kehidupan di perairan dimulai dan terus berlanjut ke tingkat kehidupan yang lebih tinggi dari tingkatan zooplankton sampai ikan-ikan yang berukuran besar, dan tingkatan terakhir sampailah pada ikan paus atau manusia yang memanfaatkan ikan sebagai bahan makanan (Ariviyanti, 2010).

 

Pengelompokan Plankton:

1. PLANKTON BERDASARKAN KEMAMPUAN MEMBUAT MAKANAN:

Fitoplankton (plankton nabati)

Fitoplankton (dari phyton Yunani, atau tumbuhan), autotrophic, prokariotik atau eukariotik alga yang hidup dekat permukaan air di mana ada cahaya yang cukup untuk dukungan fotosintesis. Di antara kelompok-kelompok lebih penting adalah diatom, cyanobacteria, dinoflagellates dan coccolithophores (Sunarto. 2010).

 

Fitoplankton menurut Davis (1951) adalah mikroorganisme  nabati yang hidup melayang-layang di dalam air, relatif tidak mempunyai daya gerak sehingga keberadaanya dipengaruhi oleh gerakan air serta mampu berfotosintesis (Samawi, 2002).

 

Fitoplankton disebut juga plankton nabati, adalah tumbuhan yang hidupnya mengapung atau melayang dilaut. Ukurannya sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Umumnya fitoplankton berukuran 2 – 200µm (1 µm = 0,001mm).

 

Fitoplankton umumnya berupa individu bersel tunggal, tetapi juga ada yang berbentuk rantai. Fitoplankton merupakan organisme autotroph utama dalam kehidupan di laut.

 

Melalui proses fotosisntesis yang dilakukannya, fitoplankton mampu menjadi sumber energi bagi seluruh biota laut lewat mekanisme rantai makanan. Walaupun memiliki ukuran yang kecil namun memiliki jumlah yang tinggi sehingga mampu menjadi pondasi dalam piramida makanan di laut ( Sunarto, 2010).

 

Gambar Plankton Fitoplankton (wikipedia)

Gambar Plankton Fitoplankton (wikipedia)

 

Karena kemampuannya yang dapat membuat makanan sendiri fitoplanton mempunyai kedudukan yang sebagai produsen primer. Tanpa fitoplankton diperkirakan laut yang sangat luas tidak akan dihuni oleh beberapa jenis biota yang mampu hidup dari rantai kehidupan lainnya (Notji, 2002). 

 

Fitoplankton bertanggung jawab untuk produksi primer makanan di dunia, yang hampir 200 miliar kilokalori per tahun. Dari produksi utama Bumi, fitoplankton menyumbang lebih dari 50%. Fitoplankton tidak bisa berenang melawan arus air, mereka bukan perenang aktif dan oleh karena itu, zooplankton dan nekton mudah memangsa mereka.

 

Fitoplankton memegang peranan yang sangat penting dalam suatu perairan, Fungsi ekologinya sebagai produsen primer dan awal mata rantai dalam jaring makanan menyebabkan fitoplankton sering dijadikan skala ukuran kesuburan suatu perairan (Handayani, 2005).

 

Namun fitoplankton tertentu mempunyai peran menurunkan kualitas perairan laut apabila jumlahnya berlebihan. Contoh kelas Dinoflgellata tubuhnya memiliki kromatopora yang menghasilkan toksik (racun), dalam keadaan blooming dapat mematikan ikan(Davis, 1951).

 

Selain sebagai fotoautotrof, yang melakukan fotosintesis untuk memperoleh energi (menggunakan sinar matahari, karbon dioksida, dan air), ada juga kemoautotrok.

 

Kemoautotrof tidak menggunakan energi matahari sebagai sumber energi mereka, melainkan energi dengan oksidasi molekul penyumbang elektron di lingkungan mereka. Mereka melakukannya dengan mensintesis semua senyawa organik yang diperlukan dari karbon dioksida, dan bukan dari sumber karbon organik.

 

Contohnya termasuk bakteri yang memperoleh energi dari oksidasi senyawa anorganik seperti hidrogen sulfida, amonium dan besi. Organisme yang membutuhkan senyawa organik sebagai sumber karbon, bahkan jika mereka menggunakan cahaya atau senyawa anorganik sebagai sumber energi, tidak didefinisikan sebagai autotrofik, melainkan sebagai heterotrofik.

 

Selain sinar matahari (atau sumber energi anorganik dalam kasus kemoautotrof) dan sumber karbon anorganik, fitoplankton juga krusial tergantung pada mineral. Ini adalah terutama makronutrien seperti nitrat, fosfat, atau asam silikat, yang ketersediaan diatur oleh keseimbangan antara apa yang disebut pompa biologis dan luapan dari dalam, perairan yang kaya nutrisi.

 

Namun, di daerah besar seperti Samudra Selatan, fitoplankton juga dibatasi oleh kurangnya mikronutrien zat besi. Hal ini telah menyebabkan beberapa ilmuwan menganjurkan pemupukan besi sebagai alat untuk melawan akumulasi karbon dioksida dari manusia yang menghasilkan (CO2) di atmosfer (Richtel 2007).

 

Percobaan dalam skala besar telah menambahkan zat besi (biasanya sebagai garam seperti besi sulfat) ke lautan untuk meningkatkan pertumbuhan fitoplankton dan menarik CO2 dari atmosfer ke laut. Namun, kontroversi tentang memanipulasi ekosistem dan efektivitas pemupukan besi telah memperlambat percobaan tersebut (Monastersky 1995).

 

Zooplankton (plankton hewani)

Zooplankton atau plankton hewani merupakan suatu organisme yang berukuran kecil yang hidupnya terombang - ambing oleh arus di lautan bebas yang hidupnya sebagai hewan.

 

Zooplankton sebenarnya termasuk golongan hewan perenang aktif, yang dapat mengadakan migrasi secara vertikal pada beberapa lapisan perairan, tetapi kekuatan berenang mereka adalah sangat kecil jika dibandingkan dengan kuatnya gerakan arus itu sendiri ( Hutabarat dan Evans, 1986).

 

Gambar Plankton Zooplankton (wikimedia)

Gambar Plankton Zooplankton (wikimedia)

 

Zooplankton (dari zoon Yunani, atau hewan), protozoa atau metazoans kecil (misalnya krustasea dan hewan lainnya) yang memakan plankton lain dan telonemia. Beberapa telur dan larva hewan lebih besar, seperti ikan, krustasea, dan Annelida, termasuk di sini.

 

Zooplankton merupakan biota yang sangat penting peranannya dalam rantai makanan dilautan. Mereka menjadi kunci utama dalam transfer energi dari produsen utama ke konsumen pada tingkatan pertama dalam tropik ecologi, seperti ikan laut, mamalia laut, penyu dan hewan terbesar dilaut seperti halnya paus pemakan zooplankton ( Notji, 2002).

 

Zooplankton merupakan produsen sekunder sehingga penting dalam jaring-jaring makanan di suatu perairan. Zooplankton memangsa fitoplankton dimana fitoplankton itu sendiri memanfaatkan nutrient melalui proses fotosintesis (Kaswadji et al., 1993).

 

Pada proses selanjutnya zooplankton merupakan makanan alami bagi larva ikan dan mampu mengantarkan energi ke jenjang tropik yang lebih tinggi.

 

Dalam hubungan dengan rantai makanan zooplankton berperan sebagai penghubung produsen primer dengan tingkat pakan yang lebih tinggi, sehinnga kelimpahan zooplankton sering dikaitkan dengan kesuburan peraiaran (Arinardi et. al., 1994).

 

 

 

Gambar amoeba Pengertian Plankton, Pembagian atau Pengelompokan, Fitoplankton, Zooplankton, Siklus Hidup, Ukuran, Habitat

 

Gambar Plankton Amoeba

 

Dari berbagai jenis zooplankton hanya ada satu golongan saja yang sangat penting menurut sudut ekologis yaitu subklas Copepoda (klas Crustacea, filum Arthropoda). Hewan- hewan kecil ini sangat penting artinya bagi ekonomi ekosistem- ekosistem bahari karena merupakan herbivora primer dalam laut ( Nybakken, 1992).

 

Menurut Nybakken (1992), zooplankton melakukan migrasi vertikal harian dimana zooplankton bergerak ke arah dasar pada siang hari dan ke permukaan pada malam hari. Gerakan tersebut dimaksudkan untuk mencari makanan  yaitu fitoplankton.

 

Gerakan pada malam hari lebih banyak dilakukan karena adanya variasi makanan yaitu fitoplankton lebih banyak, selain itu dimungkinkan karena zooplankton menghindari sinar matahari langsung (Nontji, 1993).

Sekilas Perbedaan antara Zooplankton dan Fitoplankton :

  • Fungsi dari dua kelompok ekologi mikroskopis ini berbeda dan sangat penting.
  • Fitoplankton adalah organisme autotrof, sedangkan zooplanktons adalah heterotrof.
  • Fitoplankton tidak bisa berenang secara aktif, sedangkan zooplankton dapat bergerak baik secara aktif maupun pasif.
  • Ada dan tidak adanya migrasi vertikal dalam zooplankton dan fitoplankton juga menyatakan variasi tambahan antara kedua
  • fitoplankton adalah plankton nabati tapi zooplanktonb adalah plankton hewani

 

 

Itulah sekilas pengertian dari plankton, nah karena plankton termasuk makhluk mikroskopik maka di perlukan alat untuk bisa melihat plankton, alat itu bernama mikroskop. Jika Anda membutuhkan mikroskop berkualitas dengan harga terjangkau disini tempatnya.

.

 

Kami adalah distributor alat laboratorium di jakarta, Kami menjual berbagai macam jenis mikroskop berkualitas, Ayo segera pesan dan dapatkan penawaran harga spesial dari Kami.

Our Office : Jl. Radin Inten II No. 61A Duren Sawit
Phone : (021) 8690 6782, 0816 1740 8900
Fax : (021) 8690 6781
E-mail : sales@anm.co.id - anugrah.niaga.mandiri@gmail.com
Website : http://www.anm.co.id