Home  |   Contact Us
8b54034e-6780-48f4-b1c6-9ecb66f7623fw.jpg

Hot Plate di Laboratorium

 

Hot Plate Laboratorium dibahas disini meliputi pengertian, fungsi dan harga hot plate di laboratorium. Ada hot plate yang dilengkapi dengan pengaduk (disebut hot plate stirrer) dan ada yang tidak (hot plate). 

 


Hot Plate di Laboratorium

Hot plate di laboratorium biasanya terdiri dari pemanas dan magnetic stirrer (batang pengaduk). Alat pemanas dan pencampur larutan hingga homogen ini dapat dijumpai di berbagai jenis laboratorium, baik itu lab kimia, lab fisika, lab biologi ataupun lab lainnya. Bisa dikatakan hot plate stirrer merupakan alat laboratorium yang sifatnya universal. Bagian magnetic stirrer tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 1 cm hingga 5 cm. 

 

Pengertian dan Fungsi Hot Plate Laboratorium

Hot plate laboratorium adalah salah satu alat jenis alat laboratorium berfungsi untuk menghomogenkan larutan yang disertai dengan pengadukan. Hot plate dan Stirrer bar (magnetic stirrer) adalah satu kesatuan. JIka anda hanya menginginkan pemanasnya saja, anda dapat membeli hot plate tanpa fitur pengadukan. Namun, era sekarang ini, laboran, praktikan dan peneliti lebih menyukai menggunakan hotplate yang multifungsi dan banyak fitur.

 

Cara Menggunakan Hot Plate Laboratorium

Cara menggunakan Hot plate laboratorium cukup sederhana. Anda cukup menyambungkan hot plate ke sumber daya listrik kemudian menyalakannya.

Langkah demi langkahnya baca penjelasan berikut ini.

 

  • Bahan kimia yang telah ditimbangan dengan timbangan analitik, selanjutnya dimasukkan ke dalam alat gelas seperti gelas kimia (beaker glass) atau erlenmeyer dan ditambahkan sejumlah pelarut seperti aquades.  Kemudian, beaker glas berisi larutan tersebut diletakkan di atas hot plate.
  • Anda cukup menekan tombol power ke posisi ON dan mengatur suhu sehingga bahan terlarut. Masukkan batang pengaduk (magnetic stirrer). Atur juga kecepatan pengadukan. Maka hot plate akan memanaskan dan mengaduk larutan hingga merata. Lebih simple dan mudah jika dibandingkan harus mengaduknya secara manual dengan tangan. Selain itu, kecepatan pengadukannya juga relatif stabil atau konstan.
  • Hot plate sangat berguna untuk membuat larutan jenuh. Selain itu, beberapa bahan kimia membutuhkan bantuan panas dalam proses pelarutannya. Oleh karena itu, dengan menggunakan hot plate, maka proses homogenisasi menjadi lebih cepat, aman dan mudah. Sebagai contoh, pengadukan dengan hot plate dan  magnetic stirrer, dapat menghomogenkan larutan hingga volume 10 Liter. Kecepatan pengadukan 1600 rpm dan suhu pemanasan 425 oC.

 

 

Sumber : https://www.alatalatlab.com




Produk Terkait dengan artikel Hot Plate di Laboratorium