Home  |   Contact Us
250_250_250_250_Moisture_meter.jpg

Fungsi Moisture Meter

 

Moisture Meter adalah sebuah alat pengujian digital yang berfungsi untuk mengukur kandungan kadar air atau tingkatan kekeringan pada suatu objek atau benda. Moisture meter ini banyak juga disebut sebagai tester kadar air. Moisture Meter ini juga dapat menghitung kelembaban dalam segala kondisi, baik terpapar, maupun dalam keadaan tersimpan disuatu tempat tertentu.

 

Dari hasil pengukuran Moisture Meter, maka akan diketahui apakah objek/bahan tersebut sudah siap untuk dipakai atau masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Moisture Meter ini cukup berguna pada bidang perdagangan, yaitu fungsinya untuk mengukur kandungan air yang terdapat pada bahan pangan Jagung, Kopi, Kakao, Beras, Padi, coklat, biji-bijian bahkan hingga kayu.

 

Kayu yang baru dipotong bisa memiliki kadar air (MC) 80% atau lebih, tergantung spesiesnya. Karena kayu menyusut, dan juga bisa terbelah, dipilin atau berubah bentuk seperti mengering, kebanyakan kayu dikeringkan sebelum digunakan. Hal ini paling sering dilakukan dengan menggunakan kiln, namun bisa menggunakan metode pengeringan udara, yang jauh lebih lambat.

 

Di sebagian besar wilayah Amerika Serikat, kadar air minimum yang umumnya dapat diperoleh dalam pengeringan udara adalah sekitar 12 sampai 15 persen. Sebagian besar bahan kering udara biasanya mendekati kadar air 20 persen saat digunakan. Masalah yang disebabkan oleh berbagai tingkat kadar air di kayu melampaui penyusutan sederhana dalam dimensi bagian kayu.

 

Masalah dengan distorsi dalam bentuk kayu, seperti memutar, melengkung dan bekam, terjadi karena perbedaan tingkat perubahan dimensi sel kayu secara tangensial (tegak lurus terhadap butiran dan sejajar dengan cincin pertumbuhan) versus radial (tegak lurus terhadap cincin pertumbuhan).

Oleh sebab itulah mengukur kadar air ini begitu penting

 

Cara kerja Moisture Meter


Ada dua cara kerja yang mampu dilakukan untuk mengukur jumlah kandungan air yang terkandung dalam suatu zat tertentu, diantaranya :

 

Termogravimetri : Cara kerja ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu penimbangan, pengovenan, dan pendinginan hingga sampai pada proses diperoleh berat yang tetap. Nilai dari kandungan air ini yang ditentukan dan dapat dilihat dari selisih berat sebelum pemanasan atau sesudahnya.



Konduktometri : Cara kerja ini yang dilakukan oleh alat Moisture Meter,  dengan cara elektrik. Teknik pengukuran konduktometris yang didasarkan pada kadar konduktivitas dan hantaran listrik. Kadar air ini akan berbanding linear terhadap kapasitas listrik yang diukur. Hantaran Listrik tersebut akan terdeteksi oleh alat yang dinamakan detector.




Produk Terkait dengan artikel Fungsi Moisture Meter