Home  |   Contact Us
250_250_xlw-pc.jpg

Auto Tensile Tester

 

 

Kekuatan tarik (tensile strength, ultimate tensile strength) adalah tegangan maksimal yang bisa ditahan oleh sebuah bahan ketika diregangkan atau ditarik. Kekuatan tarik adalah kebalikan dari kekuatan tekan, dan nilainya bisa berbeda. Beberapa bahan dapat patah saat mengalami deformasi, artinya benda tersebut bersifat rapuh atau getas (brittle). Bahan lainnya akan meregang dan mengalami deformasi sebelum patah, yang disebut dengan benda elastis (ductile).

 

Daya tarik umumnya dapat diukur dengan melakukan uji tarik dan mencatat perubahan regangan dan tegangan. Titik tertinggi dari kurva tegangan-regangan disebut kekuatan tarik maksimum (ultimate tensile strength). Nilainya tidak bergantung pada ukuran bahan, melainkan pada faktor jenis bahan. Faktor lainnya yang mempengaruhi adalah keberadaan zat pengotor dalam bahan, temperatur dan kelembaban lingkungan pengujian, dan penyiapan spesimen.

 

Dimensi dari kekuatan tarik adalah gaya per satuan luas. Dalam satuan SI, digunakan pascal (Pa) dan kelipatannya (seperti MPa, megapascal). Pascal ekuivalen dengan Newton per meter persegi (N/m²). Satuan imperial diantaranya pound-gaya per inci persegi (lbf/in² atau psi), atau kilo-pound per inci persegi (ksi, kpsi).

 

Kekuatan tarik umumnya digunakan untuk mendesain bagian dari struktur yang bersifat ductile dan brittle yang bersifat tidak statis, dalam arti selalu menerima gaya dalam jumlah besar, meski benda tersebut tidak bergerak. Kekuatan tarik juga digunakan untuk mengetahui jenis bahan yang belum diidentifikasi, misal dalam forensik dan paleontologi. Kekerasan bahan memiliki hubungan dengan kekuatan tarik. Pengujian kekerasan bahan salah satunya adalah metode Rockwell yang bersifat non-destruktif, yang dapat digunakan ketika uji kekuatan tarik tidak dapat dilakukan karena bersifat destruktif. Maka untuk mengukur nilai tarik maksimal dari suatu benda di ciptakanah alat Tensile tester.

 

Apa itu Tensile Tester?


Tensile Tester adalah sebuah alat uji dengan system pengujian dengan cara tarik yang umumnya dipergunakan sebagai tools(alat) pendukung dalam proses pengujian dengan tujuan untuk mengetahui beraneka ragam sifat-sifat material yang ingin diujikan.

 

Dengan proses pengujian bersistem tarik, pada saat proses pengujian berlangsung kita dapat mengetahui intensitas material yang mengalami pengujian, mulai dari peregangan yang terjadi pada material yang diuji (seberapa panjang material dapat menerima gaya tarik) sampai dengan analisa berdasarkan sifat-sifat material yang terlah didapatkan berdasarkan result data pengujian tarik yang berlangsung.

 

Tester tarik otomatis XLW (PC) secara profesional berlaku untuk penentuan sifat paksa berbagai bahan kemasan fleksibel, dengan presisi tinggi (0,5% dari skala penuh) dan rentang uji ganda. Instrumen ini dirancang dengan 7 mode uji independen dan bisa melakukan tes pada tujuh uji kecepatan yang berbeda untuk memenuhi berbagai kondisi uji.  ">Perangkat lunak cerdas memudahkan untuk mengoperasikan instrumen dan menyediakan analisis data dan fungsi perbandingan.




Produk Terkait dengan artikel Auto Tensile Tester